Sebenarnya


setiap orang memang harus memetik atas apa yang sudah dilakukannya
sebab akibat tak pernah mengenal apa itu khilaf
dan maaf tak pernah bisa menghapus sesuatu yang sudah berbekas
pikirkanlah hitam, maka aku adalah semua hitam yang melebihi hitam
lalu pikirkanlah putih, maka kau akan bilang tak ada putih itu di aku

mungkin memang sudah terlalu lama aku bisa membuatmu bangga
di saat terakhir ku hanya bergelimang kesalahan, membuatmu derita
hingga tanpa sadar aku mulai sepakat denganmu bahwa putih itu tak ada
hanya hitam yang setia dan mungkin hingga akhir usia tak seberapa

lepaskan sejenak pikiranmu, lupakan aku yang kini kau bentuk
lihat aku ! melewati batas hitam putih kelabu warnamu
sehitamnya kau tak mampu, ku tetap miliki perasaan di kalbu
Andai saja kau mau tahu…, itu tak berbatas egomu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s